Abstrak karya ilmiah
Analisis Sistem Kerja Maggot Dalam Mereduksi Sampah Organik
M. Tsabita Haibah, J. Ashya Almeera, S. Muhammad Raihan, Irawansyah Ade
Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik domestik (rumah tangga) maupun industri. Dalam Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, disebutkan bahwa sampah adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak berguna lagi dan dibuang ke lingkungan. Salah satunya adalah sampah organik, sampah organik yang kita teliti adalah sampah organik yang dihasilkan oleh sekolah. Berdasarkan pengamatan di lapangan sekolah kami kurang lebih menghasilkan sebanyak 5 Kg sampah organik. Sampah ini tidak bisa dibiarkan, harus ada upaya pencegahan supaya sekolah bebas dari sampah Untuk mereduksi (mengurangi) sampah tersebut kami menggunakan maggot sampah organik yang dihasilkan oleh sekolah. Ruang lingkup penelitian ini adalah (1) meneliti seberapa efektif maggot dalam menyelesaikan sampah organik di sekolah, (2) mengidentifikasi berapa kilogram maggot yang dibutuhkan untuk mereduksi 3 kg sampah organik, (3) mencari tahu apakah maggot bisa digunakan untuk pakan. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis maggot yaitu dengan observasi lapangan. Hasil dari observasi yang kita dapatkan adalah maggot dapat memakan sampah organik sebanyak 2-3 kg per harinya. Kesimpulannya maggot mampu mereduksi sampah organik yang ada di sekolah.
Kata kunci
Maggot, Sampah organik, Sampah, Reduksi, Container