← Kembali ke repositori

Abstrak karya ilmiah

Pengujian Mikroorganisme Lokal (MoL) Berbahan Dasar Terasi dan Nasi Basi dalam Mempercepat Penguraian Sampah Organik Menjadi Kompos

S. Ayesha Nayyara, R. Rayhan Muzaki, J. Tazkya Fatahal, Nurhaeni Yeni

Permasalahan sampah bukan lagi sekedar masalah kebersihan dan lingkungan saja, akan tetapi sudah menjadi masalah sosial yang berpotensi menimbulkan konflik. Sisi baik dari sampah biasanya kita dapatkan setelah sampah tersebut sudah diolah kembali contohnya sampah dapat diolah menjadi kompos organik. Kriteria kompos dengan kematangan yang sempurna adalah warna kompos yang coklat kehitaman, baunya yang khas yaitu bau tanah, sangat menggumpal ketika dikepal namun sirna dengan mudah ketika ditekan perlahan, serta penyusutan volume maupun bobot kompos. Adapun berkaitan dengan proses pembuatan kompos jika diberlakukan secara alamiah tanpa decomposer akan membutuhkan waktu yang paling cepat yaitu 2 bulanan dan yang paling lama yaitu sekitar 6 bulanan, maka perlu adanya campuran dari mikroorganisme sebagai aktifatornya untuk mempercepat proses pengomposan, salah satunya cairan mikroorganisme lokal (MoL) yang memanfaatkan limbah rumah tangga yang mengandung unsur hara mikro dan makro, serta bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dimana bahan kompos diberi tiga perlakuan yakni diberi MoL nasi basi, MoL terasi dan tidak ditambahlkan apapun. Hasil dari penelitian ini adalah terbukti bahwa setiap MoL memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. MoL terasi memenuhi kriteria tekstur kulit buah, yang berarti MoL terasi mengurai sampah organik lebih cepat dari 2 lainnya. Namun, MoL nasi basi memenuhi kriteria bau kompos yang mendekati bau tanah, hal tersebut menandakan sebuah kompos yang baik dan benar. Ketiga kompos memiliki warna tanah yang menghitam secara bersamaan setiap minggunya dan memenuhi kriteria menggumpal saat dikepal.

Kata kunci

Kompos, Mikroorganisme Lokal, MoL, Sampah Organik