Abstrak Karya Ilmiah

Investigasi Kandungan Gula Pada Berbagai Minuman Kemasan yang Beredar di Sekitar Lingkungan SMP Alfa Centauri

Oleh: H. Reizo Alsidi P., M. Benaia Wangsa, P. Naima Khaira, A. Nayara Aluna, Nurhaeni Yeni

Kelas: 9E Tahun: 2024

Abstrak Penelitian

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut bahwa pada tahun 2023 kasus diabetes pada anak meningkat hingga 70 kali lipat sejak 2010 lalu. Penyakit diabetes melitus ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari faktor keturunan, pengaruh lingkungan hingga gaya hidup tidak sehat. Gaya hidup tidak sehat yang dimaksud, salah satunya adalah konsumsi makanan manis dan tinggi gula dalam jangka panjang bisa menjadi penyebab diabetes melitus. Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditas perdagangan utama. Banyak diantaranya digunakan dalam makan dan minuman. Selain memiliki banyak manfaat, gula juga memiliki bahaya yang jika dikonsumsi berlebihan diantaranya dapat dengan cepat membuat berat badan naik dan diabetes. Saat ini, banyak sekali minuman kemasan yang mengandung gula dijual dengan rasa yang bervariatif dan dengan harga yang terjangkau, sehingga dapat diperoleh dan dikonsumsi dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar gula yang terdapat pada beberapa minuman kemasan yang beredar di sekitar lingkungan SMP Alfa Centauri. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen dengan menguji lima sampel minuman kemasan dengan menggunakan bahan dan peralatan sederhana yang ada di laboratorium sekolah yakni dengan diberi tetesan benedict (fehling A dan fehling B) lalu dipanaskan. Kadar gula yang diamati adalah adanya perubahan warna pada minuman dan warna endapan yang terbentuk. Adapun kriteria kadar kandungan gula dari terendah ke tertinggi jika dilihat dari perubahan warna dan warna endapan adalah kuning agak orange, orange, kuning kecokelatan, cokelat gelap dan cokelat kehitaman. Berdasarkan dua kali pengujian diperoleh hasil bahwa urutan minuman dengan kadar gula tertinggi hingga terendah pada penelitian pertama adalah teh poci, thai tea, green tea dari luar sekolah, green tea sekolah dan terakhir teh iketan. Sedangkan pada penelitian kedua urutannya teh iketan, teh poci, thai tea, green tea dari luar sekolah, dan green tea sekolah. Adanya perbedaan perubahan warna pada penelitian pertama dan kedua dikarenakan ternyata jenis teh iketan yang digunakan berbeda harga maka berbeda pula kandungan gulanya.

Kata Kunci

Kandungan Gula Minuman Kemasan Benedict Fehling A Fehling B

Kesan & Pesan Penulis

“-”

Berkas Dokumen Lengkap

9E-7_Reizo_Artikel.pdf

Unduh Dokumen