← Kembali ke repositori

Abstrak karya ilmiah

Perbandingan Penguraian Sampah Organik Secara Open Dumping dan Conversion System

Joesoef Ghassan R., Bilragheya Latisya, Fauzi Ramzi A., Masridah Euis

Pada saat ini banyak kasus yang terjadi akibat pengelolaan sampah yang kurang baik contohnya seperti kebakaran TPA Sarimukti di Kab. Bandung Barat. Pengelolaan sampah adalah isu hangat yang sedang terjadi di Indonesia. Kami melakukan percobaan untuk memanfaatkan sampah organik sehingga bobot sampah rumah tangga akan berkurang. Pada kesempatan kali ini kami mencoba membandingkan dua metode penguraian sampah, yaitu open dumping dan conversion system. Open dumping adalah metode dimana sampah disimpan begitu saja tanpa ada perlakuan apapun. Meski metode ini manfaatnya juga bagus buat tanaman, akan tetapi ketika proses pembuatannya dan hasilnya, mengakibatkan polusi udara karena penguraiannya mengakibatkan bau, dan bentuknya pun tidak enak untuk dipandang dan terkesan menjijikan. Sedangkan conversion system adalah metode dimana sampah disimpan dengan ditambahkan bahan lainnya dan hasilnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat seperti kompos organik. Hasil dari percobaan kami adalah penguraian sampah dengan metode conversion system lebih efektif dibandingkan dengan open dumping, karena sampah yang diuraikan tidak mengakibatkan polusi udara, dan menjadi sesuatu yang bermanfaat yakni kompos. Kompos yang dihasilkan dari penguraian sampah yang memakai conversion system terkategorikan ke kompos yang tergolong baik, karena bau dan aroma kompos seperti bau tanah tidak lagi berbau kotoran/sampah, serta memiliki warna yang kehitaman, dan suhunya pun stabil.

Kata kunci

Penguraian Sampah, Sampah Organik, Open Dumping, Conversion System, Kompos Organik